Program Studi Sastra Inggris

Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

Jl. Pramuka 42, Sidikan, Umbulharjo, Yogyakarta 55161. Telp: +62 274 511829 ext.2117, +6282243425310

Sejarah Prodi Sastra Inggris

Program Studi Sastra Inggris didirikan tahun 1996 dan mendapatkan ijin operasional pada tahun 1997 melalui SK. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 232/DIKTI/Kep/1997. Saat ini Prodi Sastra Inggris mendapatkan akreditasi B berdasarkan Keputusan BAN-PT Nomor 247/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/XII/2013. Selain itu, untuk menjamin mutu prodi dan institusi, UAD menyelenggarakan Audit Mutu Internal (AMI) 3 bulan sekali, dan sejauh ini Alhamdulillah UAD mendapatkan Sertifikat ISO 2008 dan IWA 2.

 

SASTRA INGGRIS KIRIM 15 ALUMNI KE THAILAND

Selasa 26 September 2017 by fakultas on Berita

(25/04)Sejak tahun 2012, Program studi (Prodi) Sastra Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) selalu mengirimkan Alumnus terbaiknya untuk bekerja ke Thailand.

Adapun program ini dalam rangka kerjasama antara UAD dengan sekolah-sekolah di Thailand yang dalam kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU) siap menampung Lulusan-Lulusan dari UAD untuk dapat bekerja di Thailand.

Lebih lanjut, menurut Tri Rina Budiwati S.S. M.Hum, Kepala Program Studi (kaprodi) Sastra Inggris mengatakan bahwasannya dari Prodi Sastra inggris di Tahun 2017 ini mengirimkan 15 alumni, atau yang terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya. Sehingga hal ini menjadi suatu pencapaian yang perlu di syukuri dan di tingkatkan “Alhamdulillah tahun ini yang paling banyak sampai 15, padahal tahun-tahun sebelumnya hanya 4 atau 5” tambah Rina.

Rina berharap kerjasama ini dapat di tingkatkan dan berkelanjutan sehingga UAD ini dapat menjadi sarana kerja bagi lulusan terbaiknya, juga bagi mahasiswa dalam bekerja harus siap dengan situasi dan lingkungan kerja dalam berbagai kondisi.

“mereka (alumni) yang berangkat di bulan april mei 2017 ini sudah dipesan oleh sekolah-sekolah di Thailand sehingga semoga menjadi amanah dan jangan hanya siap dengan lingkungan kerja yang enak saja, bisa saja lingkungannya mungkin tidak enak tetapi mereka mencintai pekerjaan itu dan sesuai dengan bidangnya” tutup Rina. (CB)

               

Tuliskan Komentar Anda

* Wajib diisi